Tuesday, May 19, 2009

Emo? Apaan sih ?

Jujur, pertama gue tau emo itu ya dari gambar2 di internet. Itu lho, gambar-gambar manusia unik yang tingkahnya rada aneh dan menurut gue lucu dan unik aja. Dari situ gue mulai suka emo. Selanjutnya gue tambah tertarik sama emo karena liat artikel di web yang katanya MCR (yang notabene band favorit gue waktu itu) beraliran emo. Walaupun mereka ga mengakuinya. Yah, dari situ gue tambah interest sama emo.
Walopun jujur mungkin cuman segitu aja yang gue tau dari emo. Tapi gara2 itu juga temen2 gue jadi nyebutin gue emo (ini gara2 gue terlihat tomboy di mata mereka kali ya?). Tapi lama-lama gue mulai nyadar. Gue bukan emo. Gue ga tau emo. Gue cuman interest sama emo. Just like that. Tapi imej emang lebih susah dihapus daripada sikap kita sendiri (setuju ga lo?). Dan sekarang gue bakal ngasih pengertian pelan-pelan ke mereka kalo gue itu bukan emo.

Oke, setelah browsing kecil2an gue mulai mengenal emo. Walaupun ga ada kamus pasti yang menjelaskan apa itu emo. Tapi gue coba explain ke elo semua disini.
Jadi gini sob, emo tu kependekan dari “emotion”, “emotional”, atau “emotive”. Dan kalo denger kata2 itu, gue langsung kepikiran tentang orang yang tempramen & emosian gara2 masalah yang mereka punya. Ga heran, diliat dari musik2 emo yang kedengeran kayak orang depresi, tapi ngandung spirit juga sih sebenernya. Dan yang pasti liriknya juga punya arti.

Dan sekiranya band2 inilah yang disebut-sebut beraliran emo :
Jimmy eat world, Weezer, Story of The Year, Dashboard Confessional, Finch, The Used, Rufio, Thrice, Silverstein, Brand New, Early November, Good Charlotte, Funeral For A Friend, Matchbox Romance, All American Reject, Ataris, Blink 182, Good charlotte, New found glory, dll. Ato mungkin MCR juga ngikut? Tapi gue ga tega juga ngatain mereka emo (mereka yang punya music juga ga ngaku kan? Napa gue yang ribut). Tapi diliat dari album mereka yang baru “the black parade” juga udah ga terlalu dark kayak yang dulu. Jadi mungkin mereka dah ganti aliran kali. But, so what? Soalnya kebanyakan dari band2 tadi yang gue sebutin itu juga ga mau ngaku mereka kalo mereka itu emo (Tanya kenapa?).

Ciri2 emo biasanya bisa lo liat dari pakaian mereka. (buat semua yang ngatain gue emo, emang ada style gue yang berunsur emo? Coba yang mana? Ga ada kan?). Biasanya mereka identik sama rambut berponi, tindik, baju” yang aneh, kacamata yang frame’y tebel, sepatu converse, serta aksesoris yang mendukung fashion mereka kayak gelang ato kalung (yang masih bergaya” emo gitu lah,, u know that).
Ato mungkin kalian pengen bergaya kaya emo? Mungkin tips contekan dibawah ini bisa dibikin patokan. (gua sih ogah jadi gini2. Cuman tertarik aja imej’y udah sangat menempel gini, gimana kalo gue berstyle kayak mereka? mungkin gue jadi the only one emo in my school). Kira-kira gini lah syarat buat lo biar bisa act like an emo:
1. Loe harus kurus, apa loe bisa bayangin orang seperti diatas gendut dan berlemak...?
2. Ketika di internet, email loe, user name, nick name chatting loe harus mencerminkan emo, inget, emosional...jadi, hapus "punkprincess182'' dan ganti menjadi lebih sedih sepertti 'xsadxstarx' atau 'alone.n.miserable'
3. Cara mengetik loe juga harus beda 'haY seMua apA kaBar?' itu bukan emo, itu senang dan menggelikan...cara mengetik emo yang benar adalah 'hay.semua.apa.kabar?' itu yang kebanyakan, dan ada lagi, seperti ini: 'haysemuaapakabar?' yg susah dibaca, tapi kalo dengan begini bisa menjadi emo, kenapa enggak?
4. bilang ke emo yang lain kalo loe gak suka band-band yang dibilang 'emo' seperti dashboard confessional, ketika mereka nanya loe sukanya apa, ngarang aja nama yang keren kaya...'the crucials', dan orang itu akan merasa bodoh karena mereka gak tau, makin gak terkenalnya suatu band, makin 'emo'
5. Jadilah aneh dan misterius, jawab pertanyaan dengan 1 kata..
6. Makan sayur, hindari daging (yang ini gue ga tau juga kenapa? Karena tips ini Cuma contekan)
7. Kalo makan permen 'mnm's' makan 1 warna aja
8. Beli album dari band yang gw sebut diatas, dan coba buat org lain denger..marahlah kalo mereka gak suka, marahlah lebih besar kalo mereka suka dan mencoba untuk ngasitau ke org lain
9. Inget ini adalah tren yang anti-tren
10. emo membenci emo yg lain. hipokrit.
11. Deny that you try to be emo, trus bilang nggak kalo mereka nanya sesuatu ttg 'emo', ini butuh waktu yg lama untuk dikuasai.

Ada juga salah satu situs yang membahas akar dari emo yang kira2 seperti inilah komentarnya:
Akar dari emo adalah dari band-band seperti Weezer & Jimmy Eat World (walaupun mereka sering disebut alternatif, tapi Jim Adkins disebut 'dewa EMO'. Majalah Seventeen tahun 2003--gue lupa edisi berapa--meresensi album Something Corporate dengan kalimat: "Bahkan suara sang vokalis mirip sekali dengan Jim Adkins (frontman Jimmy Eat World, band EMO paling beken di AS). Album ini merupakan pembuktian bahwa musik EMO memang sedang menjamur di mana-mana."). Saya juga pernah menemukan sebuah artikel di internet yg panjaaaang sekali, berjudul "Am I Emo?", saya telaah satu-satu. Artikel tersebut menyebutkan bagaimana caranya menjadi anak EMO, ciri-ciri orang EMO, lirik seperti apa, baju seperti apa, seolah-olah semua itu ada UU-nya.

Oke, jadi sekarang gimana dong pendapat lo tentang emo?
Ya, so far dalam hidup gue, gue juga pernah lah ya, nyela2 orang. Gue akuin. Tapi kali ini nggak lagi. Gue bakal coba rubah sikap gue jadi lebih bijak. Setiap orang kan bebas berekspresi. Terserah mereka kan mereka mau apain hidup mereka. Jadi apapun stylenya kalo itu memang nyaman buat mereka dan ga ada pengaruh buruknya juga buat kalian, kenapa kita harus nolak? Justru dengan berkembangnya berbagai gaya-gaya lain, berarti masih banyak orang-orang kreatif yang bisa berfantasi dan mengekspresikan diri mereka. Kalo lo nganggep gaya lo emang yang paling keren, yauda… so what? Kita juga ga bisa maksa mereka buat ngikutin gaya kita kan. Dan kalo semua orang jadi bergaya keren kaya lo, style itu ga mungkin jadi keren lagi dong karena udah banyak orang bergaya kaya gitu. Justru itu malah jadi pasaran.
Dan jujur gue tetep interest sama gambar2 emo dan tetep akan mengkoleksi fotonya (sampe sekarang gue punya beratus-ratus foto d’emo kids. Beuh !!!). Tapi ga akan pernah nyoba style mereka. Gue bakal jadi diri gue sendiri. Dan kayaknya itu memang lebih comfort dan safe juga buat gue. Ya kan?

0 comments:

Post a Comment

Feel free to spread your thought here..